Model Integrasi Kurikulum Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Assalafiyyah Mlangi:
Mlangi, Yogyakarta — Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Assalafiyyah Mlangi hadir sebagai solusi inovatif dalam sistem pendidikan Islam kekinian. Mengusung visi melahirkan “Santri berkarakter Unggul, Cerdas Intelektual, Emosional, dan Spiritual”, pesantren ini sukses memadukan kedalaman keilmuan pesantren tradisional (turats) dengan struktur pendidikan formal (nidhami).
Integrasi Kurikulum: Dua Pilar Saling Melengkapi
PDF Assalafiyyah Mlangi menerapkan kurikulum terintegrasi yang membagi fokus pembelajaran ke dalam beberapa rumpun keilmuan utama:
- Akidah, Akhlak & Tasawuf: Pembentukan karakter dasar santri diawali dengan kitab Aqidatur Awwam (Kelas I’dad), dilanjutkan dengan penguatan etika melalui Bidayatul Hidayah di seluruh jenjang, serta pemahaman adab menuntut ilmu via Ta’lim Muta’alim (Kelas 8–9).
- Fiqih & Ushul Fiqih: Pembekalan ibadah praktis dan hukum Islam diajarkan secara bertahap, mulai dari Fasholatan, Matan Taqrib, hingga penjiwaan kitab Fathul Qorib yang dipelajari secara berkesinambungan.
- Nahwu, Shorof & Gramatika Bahasa: Tata bahasa Arab sebagai kunci memahami literatur Islam diperkuat lewat kajian kitab Matan Jurumiyah, Imrithy, hingga puncaknya pada Alfiyah Ibnu Malik.
- Al-Qur'an, Hadits, Tafsir & Pengetahuah Umum: Selain kitab klasik seperti Arbain Nawawi, al Itqon, Manhalul Latif dan Tafsir Jalalain, kurikulum PDF juga memadukan mata pelajaran umum—seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, dan Matematika (Kelas 7–10)—sehingga santri memiliki wawasan global yang berimbang.
Peta Jalan Akademik bertahap dan Terstruktur
Pengembangan keilmuan santri dirancang melalui peta jalan (roadmap) yang sistematis:
- Level Dasar & Menengah (Kelas 7–9): Fokus pada fondasi bahasa (Lughoh 'Arabiyyah, Kamus Muhadatsah), dasar fiqih (Mabadi Fiqh, Durusul Fiqih, Fathul Qorib), akidah (Jawahirul Kalamiyah), serta penguasaan sains dasar dan matematika.
- Level Atas (Kelas 10): Pendalaman disiplin ilmu agama melalui kitab Usfuriyyah (Akidah), Assulam (Fiqih), Adabul 'Alim wa Muta'allim (Akhlak), dan Manhalul Lathif (Hadits).
- Integrasi Lanjutan (Kelas 11 & Maknun): Puncak pendalaman kajian kitab kuning (turats tingkat tinggi) dengan mengkaji Fathul Wahab (Fiqih), Tafsir Jalalain, Jawahirul Maknun (Balaghah), dan Faroidul Bahiyah (Faraid/Hukum Waris).
melalui struktur akademik ini, PDF Assalafiyyah Mlangi memastikan bahwa standar keilmuan agama formal (nidhami) tetap terjaga dengan kuat tanpa sedikit pun kehilangan akar tradisi kajian Kitab Kuning yang menjadi kebanggaan pesantren.
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui portal resmi
pdfam.my.id atau media sosial @PDF.Assalafiyyah.Mlangi.

Komentar
Posting Komentar